HMP PGMI STIT AL FATTAH STUDY BANDING KE UIN MALANG

Himpunan mahasiswa Prodi PGMI STIT Al-Fattah Lamongan menyelenggarakan sebuah kegiatan  yakni study banding yang menjalin kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada tanggal 15 Januari 2020. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dan para Dosen PGMI STIT Al Fattah. Pemberangkatan ke UIN Malang pada tanggal 14 Januari 2010 jam 11.30 malam, seluruh mahasiswa dan dosen PGMI STIT Al-Fattah Lamongan berkumpul di kampus tercinta yakni kampus STIT Al-Fattah Lamongan. Dan sebelum berangkat ke kampus UIN Malang, seluruh mahasiswa dan dosen melakukan study religi yakni ziarah ke makam pendiri pondok pesantren Al- Fattah yang lahir pada tahun 1903, beliau adalah KH ABDUL FATTAH. Study religi ke 2 yakni ziarah ke makam Sunan Ampel, sekaligus melaksanakan sholat subuh di masjid sunan ampel. Setelah study religi kemudian berangkat menuju kampus UIN Malang dengan menggunakan transportasi 1 bus dan 1 mobil.

            Sebelum pemberangkatan menuju lokasi study banding, Tim reporter mahasiswa PGMI STIT Al-Fattah Lamongan sempat mewawancarai beberapa mahasiswa yang ikut dalam acara study banding salah satunya dengan mahasiswa semester tujuh yang bernama Feni Meliyah selaku Biro Informasi dan Komunikasi, yang mengutarakan bahwa sangat exsaited sekali karena ini merupakan baru pertama kali dilaksanakan oleh Prodi PGMI STIT Al-Fattah, bahkan ini juga baru pertama kalinya kampus STIT Al Fattah mengadakan Study Banding, sehingga bisa menambah wawasan untuk bidang Keprodian dan khususnya untuk Mahasiswa PGMI dan juga pengurus HMP PGMI, Feni Meliyah juga mengutarakan bahwa ini juga bisa menambah untuk memperkenalkan HMP PGMI STIT Al-Fattah lamongan dengan kampus lain karena HMP PGMI STIT Al-Fattah Lamongan Masih baru dan baru mulai mengembangakan HMP PGMI STIT Al-Fattah Lamongan. Begitu pula dengan Eli Fatmafati sebagai Biro Pendidikan juga mengatakan kegiatan Study Banding ini sangat antusias sekali karena bias menambah wawasan dan juga Ilmu Pengetahuan.

Pemberian taliasih oleh Ketua STIT Al Fattah, Bpk. H. Nurzaini, M.S.I.

            Tim Reporter juga sempat mewawancarai kakak Zainal Muslikhin Ketua HMP PGMI STIT Al-Fattah, dia mengutarakan bahwa kegiatan study banding ini sangat diperlukan oleh mahasiswa PGMI terutama kepengurusan HMP PGMI STIT Al-Fattah Lamongan dikarenakan dengan acara study banding dapat menambah ilmu Keorganisasian setiap mahasiswa PGMI, terutama pada kepengurusan HMP PGMI, dengan acara study banding semoga bias mengambil beberapa wawasan terkait pengelolahan organisasi, program kerja, pengambilan keputasan, dan berbagai cara-cara pengembangan HMP yang sudah diterapkan di HMJ UIN Malang, sehingga bias diadopsi di HMP PGMI STIT Al-Fattah Lamongan dengan harapan bias berkembang menjadi HMP PGMI yang lebih baik lagi.

            Kegiatan study banding ini dilaksanakan di ruang microteaching fakultas tarbiyah UIN Maulana malik Ibrahim malang pada jam 09.00 pagi. Salah satu pengurus HMP PGMI STIT Al Fattah menjadi petugas untuk acara pembukaan, yakni Miftahus Sholihah bertugas melantunkan ayat suci Al-qur’an, dan lupa karena mahasiswa PGMI adalah calon guru Madrasah Ibtidaiyah, sehingga mars MI tidak terlupakan untuk dinyanyikan bersama-sama.

            Sambutan hangat untuk PGMI STIT Al Fattah dari UIN Malang terlihat ketika Bapak Dr. Abdul Bashith, S.Pd.M.Si Selaku Wadek 2 Tarbiyah UIN Maliki memaparkan beberapa pesan dalam sambutannya. Harapan beliau semoga tali silaturahmi antara UIN Maliki dan STIT Al Fattah tidak berhenti usai study banding ini. Begitu juga dengan Bapak Ahmad Sholeh, S. Ag.M.Ag selaku ketua jurusan PGMI UIN Maliki, beliau sangat welcome untuk STITAF sering berkunjung di UIN Maliki dan belajar bersama.

            “Ini adalah study banding pertama kali STIT Al Fattah adakan, sehingga kami sangat berterima kasih kepada UIN Maliki yang telah menyambut kami dengan hangat, harapan kami semoga kami bisa banyak belajar dan memperoleh banyak pengetahuan dari UIN Maliki dalam acara study banding ini”. Ujar Bu Eli Mufidah, M.Pd selaku Ketua Prodi PGMI STITAF dalam sambutannya. Dan dilanjut sambutan dari ketua STITAF yakni bapak Nur Zaini, M.Si “Kami berharap tali silaturahmi ini bisa terus berlanjut dengan kegiatan selanjutnya usai study banding ini, yakni bisa kerja sama dalam bidang tertentu dengan UIN Maliki”.

            Usai pembukaan dilanjut dengan foto bersama sekaligus pemberian kenang-kenangan dari UIN Maliki untuk STITAF dan kenang-kenangan dari STIT Al Fattah untuk UIN Maliki. Acara dilanjut dengan pengenalan kedua organisasi HMP/HMJ PGMI dan pemaparan program kerja. Tidak hanya mahasiswanya saja, dosen PGMI STIT Al Fattah juga membuat forum diskusi bersama UIN Maliki di tempat yang berbeda.

            Dalam hal ini masing-masing ketua HMJ/HMP memaparkan program kerja selama masa periodenya. Tampak interaksi yang sangat hangat antar kedua HMP/HMJ pada sesi tanya jawab dan diskusi beragai program kerja. Usai kegiatan ini, tak lupa untuk mengabadikan moment bersama mahasiswa UIN Malang dan membuat video ucapan harlah untuk organisasi HMP PGMI STIT Al Fattah ke -3. Acara dilanjut dengan jalan-jalan mengelilingi kampus UIN Maliki, dan berkunjung di kantor HMJ PGMI UIN Malang.

            TIM Reporter PGMI STITAF sempat mewawancarai ketua demisioner HMJ PGMI UIN Maliki terkait kesan, pesan kunjungan study banding dari PGMI STIT Al Fattah dan seputar organisasi HMJ PGMI UIN Maliki. “Kesan saya tentunya saya sangat senang dengan kegiatan ini dan Mahasiswa dari PGMI STIT Al Fattah juga aktif-aktif. Pesan saya untuk mahasiswa PGMI STITAF tetap semangat dalam berorganisasi dan jangan pernah puas hanya dengan mengikuti 1 organisasi. Adapun rintangan dalam berorganisasi itu pasti ada, begitu juga dengan UIN Maliki. Akan tetapi itu tidak menjadi penghalang untuk terus berjuang di organisasi. Semoga apa yang kalian dapatkan di kegiatan ini bisa kalian terapkan di kampus kalian. Dan jangan bosen-bosen untuk berkunjung lagi di UIN Maliki.” Ujar mbak rima selaku ketua demisioner HMJ PGMI UIN Maliki.             Selain study religi dan study banding, acara ini masih tetap lanjut dengan berkunjung di tempat-tempat selanjutnya, yakni alun-alun batu. Hal ini dilakukan sekedar meghilangkan penat mereka usai porseni dan olimpiade yang diadakan pada bulan desember yang lalu. Dilanjut ke tempat berikutnya yakni masjid cheng ho di pasuruan. Masjid Cheng Ho Pasuruan adalah bangunan dua lantai dengan bentuk atap bersusun seperti pagoda khas Tiongkok.  Masjid Cheng Ho dicat dengan warna khas Daratan Tiongkok, yaitu merah menyala. Beberapa ornamen kaligrafi tampak menyatu dengan atap Joglo khas Jawa dan ini bisa kamu lihat di area lantai satu Masjid Cheng Ho. Sebelum meninggalkan Masjid Cheng Ho dan melanjutkan perjalanan untuk pulang, mahasiswa beserta para dosen mampir ke Pasar Buah yang ada di sebelahnya buat membeli aneka makanan oleh-oleh, kripik atau pernak-pernik buat mengingatkan selalu pada Masjid Cheng Ho Pasuruan. Tepat 11.30 malam mahasiswa PGMI beserta dosen tiba di kampus. Dengan adanya study banding ini banyak harapan untuk menjadikan PGMI STIT Al Fattah menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. (elly)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *